Diseminasi Hasil Penelitian Ke-1 UNSADA dan UNAS Angkat Inovasi Studi Kejepangan yang Unggul dan Berdampak

Universitas Darma Persada (UNSADA) melalui Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Bahasa dan Budaya, bekerja sama dengan Program Studi Sastra Jepang Universitas Nasional (UNAS), sukses menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Ke-1 pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang TS.60, Gedung Fakultas Bahasa dan Budaya UNSADA, dengan mengangkat tema “Inovasi Studi Kejepangan yang Unggul dan Berdampak.”
Kegiatan diseminasi ini menjadi wadah akademik bagi dosen dan mahasiswa dari kedua universitas untuk mempresentasikan hasil penelitian dalam bidang studi kejepangan; mulai dari kajian budaya, bahasa, sastra, media, hingga fenomena sosial masyarakat Jepang modern. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya berbagi hasil penelitian, tetapi juga memperkuat kolaborasi akademik antarinstitusi dalam pengembangan kajian Jepang di Indonesia.
Salah satu penelitian yang dipresentasikan adalah kajian berjudul “Konstruksi Makna Hadiah Ochugen dan Oseibo pada Iklan: Suatu Kajian Semiotik Budaya Jepang” oleh Dr. Tetet Sulastri, S.S., M.Si. Penelitian ini membahas tradisi pemberian hadiah dalam budaya Jepang, khususnya ochugen dan oseibo, yang tidak hanya dipandang sebagai praktik sosial, tetapi juga sebagai sistem simbolik yang sarat makna budaya. Melalui media iklan, tradisi tersebut direpresentasikan sebagai bentuk rasa terima kasih, kewajiban sosial, serta relasi hierarkis dalam masyarakat Jepang modern.
Penelitian lain yang turut dipresentasikan adalah “Perubahan dan Makna Visual Iklan Pachinko dari Perusahaan Sankyo (2004–2019) dalam Semiotika Roland Barthes” oleh Ariq Muhammad Nazir. Kajian ini membahas perubahan visual dalam iklan pachinko dari perusahaan Sankyo; serta mengungkap makna yang dibangun melalui elemen-elemen visual menggunakan teori semiotika Roland Barthes.
Alya Revani turut mempresentasikan penelitian berjudul “Konkatsu sebagai Strategi Pemerintah dalam Meningkatkan Angka Pernikahan di Jepang: Kajian Naratif pada Film Koi to Uso (Love and Lies)”. Penelitian tersebut membahas fenomena penurunan angka pernikahan di Jepang akibat tekanan kerja, gaya hidup modern, dan perubahan pola pikir generasi muda; yang kemudian mendorong pemerintah Jepang menghadirkan berbagai strategi sosial melalui program konkatsu.
Sementara itu, Fatimah Fajri Maulana membahas representasi kepercayaan diri dalam iklan Biore UV Sunscreen. Penelitian ini menyoroti bagaimana komunikasi visual dalam iklan digunakan untuk membangun citra percaya diri melalui tanda visual dan naratif yang muncul dalam media digital.
Dari pihak UNSADA, Asri Novita Yasmin, S.Li., M.A. mempresentasikan penelitian mengenai seksualitas dalam karya sastra Murata Sayaka. Penelitian tersebut mengkaji isu maturitas, hasrat, dan subjektivitas dalam karya sastra Jepang kontemporer; serta bagaimana penulis menghadirkan kritik terhadap stereotip sosial melalui pendekatan naratif yang unik.
Selain itu, Sarah Hanifa Sofyan memaparkan penelitian mengenai analisis kesalahan penggunaan verba transitif dan intransitif bahasa Jepang pada mahasiswa Universitas Darma Persada berdasarkan tingkat JLPT. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajar bahasa Jepang masih mengalami kesulitan dalam memahami struktur gramatikal tertentu; meskipun telah berada pada tingkat pembelajaran menengah hingga lanjut.
Firza Aditya Librian Permana turut mengangkat penelitian berjudul “Mengungkap Makna Tersirat dalam Anime Boku Dake ga Inai Machi” yang membahas implikatur dan makna tersirat dalam komunikasi antartokoh melalui pendekatan pragmatik. Sementara itu, Hermadani mempresentasikan penelitian tentang penggunaan kata yabai sebagai wakamono kotoba di media sosial X (Twitter); yang menunjukkan adanya perkembangan makna dari konotasi negatif menjadi positif dalam komunikasi anak muda Jepang.
Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan kolaborasi antara UNSADA dan UNAS dapat terus berkembang; serta mampu menghasilkan penelitian-penelitian inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan studi kejepangan di Indonesia.


