UNSADA Gelar Diskusi Bersama JTrust Consulting Indonesia Bahas Program Magang dan Peluang Kerja Sama

Pada Senin, 4 Mei 2026, Universitas Darma Persada (UNSADA) telah menyelenggarakan kegiatan diskusi bersama JTrust Consulting Indonesia yang membahas program magang yang sedang berjalan serta peluang kerja sama strategis ke depan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNSADA dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja global.
Pertemuan yang mengangkat tema Discussion on the Ongoing Internship Program dan Discussion on the Prospective Collaboration to Facilitate Universitas Darma Persada (UNSADA) ini menghadirkan pihak JTrust Consulting Indonesia sebagai mitra industri. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar dua puluh orang yang bekerja sebagai interpreter di perusahaan tersebut, dengan empat di antaranya merupakan lulusan Universitas Waseda. Selain itu, terdapat pula lima peserta program magang (internship), termasuk satu mahasiswa dari Universitas Waseda.


Perwakilan JTrust Consulting Indonesia, Ikeda-san, menjelaskan bahwa minat masyarakat Indonesia dalam mempelajari bahasa Jepang terus meningkat. Namun demikian, kebutuhan interpreter di sektor profesional, khususnya di bidang keuangan dan perbankan, memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Oleh karena itu, meskipun banyak individu yang memiliki kemampuan bahasa Jepang yang baik, tidak semuanya siap untuk melakukan interpretasi dalam konteks profesional, seperti rapat bisnis atau diskusi formal.
Untuk menjawab tantangan tersebut, JTrust Consulting Indonesia memiliki sistem pelatihan yang terstruktur. Dalam kurun waktu sekitar enam bulan, peserta pelatihan dapat mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi interpreter profesional di bidang keuangan dan perbankan. Menariknya, sebagian besar peserta berasal dari lulusan baru (fresh graduate) yang kemudian dibina dan dikembangkan secara intensif oleh perusahaan.
Selain bidang interpretasi, peluang kerja juga terbuka di sektor lain, seperti perhotelan, jasa, serta bidang kesehatan, khususnya sebagai caregiver dan perawat. Dalam hal ini, profesi perawat menjadi salah satu bidang yang sangat dibutuhkan di Jepang. Meskipun demikian, untuk dapat bekerja sebagai perawat, diperlukan sertifikasi melalui ujian nasional yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Bagi yang berhasil, peluang karier yang tersedia sangat luas dan menjanjikan.

Di sisi lain, sektor kesehatan juga menjadi salah satu bidang yang potensial untuk investasi, seiring dengan semakin terbukanya regulasi di Indonesia terhadap investasi asing. Hal ini membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang telah memiliki pengalaman internasional untuk kembali dan berkontribusi dalam pengembangan sektor kesehatan di dalam negeri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara UNSADA dan JTrust Consulting Indonesia, khususnya dalam pengembangan program magang, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta penciptaan peluang kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan sinergi yang baik antara dunia pendidikan dan dunia usaha, UNSADA optimistis dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.



